Tradisi

TRADISI SATUAN

A.        PENERIMAAN PEJABAT PIMPINAN DAN ANGGOTA SATUAN

cimg0550Persiapan.    Seluruh anggota Perwira, Bintara, dan Tamtama  baru dikumpulkan di titik start lapangan Kassi Kebo Maros, diberikan sekilas tentang sejarah Satuan, dicek seluruh perlengkapan yang dipakai dan digunakan sebelumnya, dicek kesehatannya oleh petugas kesehatan.

Personel yang terlibat penjemputan di tunjuk oleh Kompi masing-masing dengan jumlah yang telah ditentukan, koordinator penjemputan memberikan petunjuk dan pembagian tugas serta route yang telah ditentukan sesuai perintah Komandan.

Seluruh personel yang telah ditunjuk dipimpin oleh koordinator latihan mengadakan pembagian tugas dan route penjemputan tiap-tiap Kompi ditunjuk 1 orang per etape untuk bertanggung jawab keamanan personel maupun keamanan materil setiap route yang dilalui, dan setiap pergantian route / etape diserah terimakan ke Kompi / etape lain tentang jumlah personel maupu meteriil.

Pelaksanaan.           Kegiatan dimulai sesuai perintah Komandan bisa pagi dan sore hari,  sebelum kegiatan dimulai terlebih dahulu personelnya dicek kembali kesehatannya, jika ada yang sakit diberi tanda. Start dimulai dari lapangan Kassi Kebo menuju asrama Yonif Linud 433/ JS jarak ± 15 km, medan cukup datar, cuaca panas tidak menentu dan dibagi dalam 5 (lima) etape dan dalam setiap etape diberikan istrahat ± 10 menit di tempat yang telah ditentukan pelatih adapun etape yang dilalui segai berikut :

1)            Etape I dari Lapangan Kassi Kebo ke Bonto Jolong

2)            Etape II dari Bonto Jolong ke lapangan sepak bola pakalli.

3)            Etape III dari Pakalli ke lapangan Bonto Sunggu.

4)            Etape IV dari Bonto Sunggu ke Batu Bassi.

5)            Etape  V  dari Batu Bassi ke Finish ( asrama )

Setiap personel baik yang mengikuti acara tradisi penjemputan maupun yang di tunjuk  untuk mendukung acara tersebut diberikan tanda yang berbeda berupa pita merah  untuk pelaku dan pita kuning untuk pendukung/ pelatih. Untuk koordinator acara tradisi penjemputan mengikuti jalanya tradisi dari start sampai pinish untuk personel yang telah ditunjuk sudah siap di start/ etape Kompi masing-masing. Ditengah perjalanan kegiatan yang sedang berjalan diserahkan kepada personel yang dituakan disetiap etape/route sesuai petunjuk Komandan. Bila ada pelaku yang sakit, agar di kirim  ke tim kesehatan dan ditangani secepat mungkin. Setelah sampai di pintu gerbang Satuan pelaku tradisi penjemputan dicek kelengkapannya baik personel maupun materiil yang di pakai di tubuhnya. Seluruh warga/personel Yonif Linud 433/JS mengiringi pelaku penjemputan, untuk pelaku penjemputan menuju Monumen pisau Komando melaksanakan penciuman kemudian di lanjutkan menuju ke Monumen Prajurut Julu Siri melalui penjagaan melaksanakan langkah tegap. Pelaku penjemputan melaksanakan penciuman Monumen Prajurut Julu Siri secara berurutan dan bergantian. Selesai dari Monumen Prajurut Julu Siri, pelaku di bawa masuk ke lapangan upacara di pimpion oleh yang tertua.Setelah di lapangan upacara di lanjutkan pelaksanan acara penyiraman air suci Bantimurung oleh Irup, di lanjutkan oleh Ibu-ibu Persit dan personel Yonif Linud 433/JS.

Tahap Akhir    Koordinator latihan mengecek kembali keadaan personel/materiil serta kesehatan anggota baru dan melaporkannya kepada pimpinan latihan. Pimpinan latihan mengadakan evaluasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan kemudian melaporkannya kepada Komandan Batalyon.

B.        PELEPASAN PEJABAT PIMPINAN DAN ANGGOTA SATUAN

Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS.      Untuk pelaksanaan acara tradisi Corps Raport di laksanakan di Baruga atau tempat lain yang telah di ditentukan oleh Danyon/ Wadanyon diikuti oleh perwakilan dari tiap-tiap Kompi dan Ibu-ibu Persit yang di tunjuk.Di laksanakan penciuman Tunggul Batalyon di lanjutkan ucapan selamat.Pemberian Cindera mata berupa plakat dari komando oleh Danyon/ Wadanyon.

Pelaksanaan acara tradisi Corps Raport di laksanakan di Lapangan apel Yonif Linud 433/ JS  oleh Danyon/ Wadanyon diikuti seluruh personel dan perwakilan Ibu-ibu Persit yang ditunjuk. Kemudian yang bersangkutan diberikan penghargaan/kenang-kenangan berupa piagam bagi yang pindah Satuan.

C.        PELEPASAN PERS YG MELAKSANAKAN TUGAS RAH OPS

dsc02182Sebelum pelaksanaan pemberangkatan personel yang akan melaksanakan tugas operasi pada H-2 dilaksanakan penciuman bendera perang di Mako Yonif Linud 433/JS dipimpin oleh Komandan Batalyon. Pada saat hari pemberangkatan seluruh personel yang akan melaksanakan tugas melaksanakan upacara pelepasan di lapangan Mayonif Linud 433/JS sebagai Irup Danbrigif Linud 3/TBS.

Setelah pelaksanaan upacara pelepasan seluruh personel yang akan melaksanakan tugas, serpas ke pelabuhan Lantamal-IV Makassar.Setelah personel tiba di Lantamal-IV Makassar dilanjutkan upacara pelepasan pemberangkatan personel yang akan melaksanakan tugas ops sebagai Irup Pangdam VII/WRB. Upacara selesai seluruh personel menuju kapal yang sudah ditentukan Komandan Batalyon masuk ke kapal diikuti bendera perang kemudian diikuti seluruh personel yang akan melaksanakan tugas Ops.

D.        PENERIMAAN PERS YG MELAKSANAKAN TUGAS RAH OPS

img_0031Personel yang purna tugas melaksanakan pengecekan personel dan Materil. Personel yang purna tugas setelah turun dari kapal langsung melaksanakan upacara penyambutan yang diambil oleh Kodam VII/WRB selaku Irup Pangdam VII/WRB.

Setelah melaksanakan upacara dilanjutkan serpas menuju home base yang dikawal oleh garnisun Kodam VII/WRB. Tiba di Pintu gerbang Asrama Yonif Linud 433/JS pasukan diterima oleh Ibu-ibu Persit beserta tokoh-tokoh masyarakat dilanjutkan pengalungan bunga. Pasukan diarahkan ke lapangan upacara Batalyon dilanjutkan pemeriksaan personel dan materil dilanjutkan upacara penerimaan kembali dari tugas operasi. Upacara selesai, seluruh personel mengembalikan barang-barang inventaris ke gudangnya masing-masing. Pasukan dapat kembali kerumahnya masing-masing.