Pataka

logo-yonif-para-raider-305-tengkorakARTI TUNGGUL BATALYON INFANTERI PARA RAIDER 305TENGKORAK

1. Dasar Pembentukan.

a. Surat Perintah Panglima Divisi Nomor : 56/DB/1949 tanggal 24-08-1949.

b.Surat Penetapan Komandan Tempur Kab. Tasikmalaya Nomor : 26/Exp/KMD/1949.

c.Surat Keputusan Kasad Nomor : SKEP/489/IX/1987 tanggal 5 September 1987.

2. Data-Data Lambang Batalyon Infanteri Para Raider 305.

Bentuk :

Empat persegi panjang, dikelilingi Jumbai warna Kuning Emas, warna dasar Hijau dengan ukuran  :

Panjang   : 60 Cm

Lebar        :  40 Cm

Gambar :

1) Tengkorak manusia warna Putih mengigit pisau dalam segilima berwarna Merah tua. Disebelah kiri terdapat setangkai padi berwarna Emas, disebelah kanannya terdapat setangkai Buah kapas berwarna Putih, disebelah kiri dan kanan Segi Lima terdapat sayap berwarna Kuning Emas dan sebelah atas dasar Segi Lima terdapat Pisau Kujang bermataempat.

2) MerahPutihdiatasTengkorak dengan sisi Kuning Emas.

3) DibawahTengkorak terdapat kata-kata Tengkorak berwarna Kuning Emas.

ArtiLambang  :

1) Merah Putih, adalah bendera RI yang dalam hal ini Yonif Para Raider 305 berkewajiban untuk turut serta mempertahankannya.

2) Dasar bersudut lima, mengandung arti bahwa perjuangan kita senantiasa berdasarkan pada sendi Negara yaitu Pancasila.

3) Dasar Merah, kita tetap siap sedia berani bertindak diatas KEBENARAN

4) Tengkorak Manusia, berarti bahwa setiap tindakan anggota Yonif Para Raider 305 didasarkan kepada kesucian dan keadilan serta kebenaran,  karena nasib manusia akan sama mengalami menjadi “TENGKORAK”.

5) Pisau digigit, mempunyai makna bahwa dari sejak dahulu pisau adalah salah satu alat membunuh.   Dengan demikian kita perlu hati-hati dalam ucapan dan perkataan karena hal itu sewaktu-waktu dapat mencelakakan atau membunuh kita sendiri. Pegang teguh segala rahasia Tentara sekeras-kerasnya.

6) Sayap di sebelah kiri dan kanan dasar segilima mempunyai makna Yonif Para Raier 305 merupakan Satuan Lintas Udara.

7) Pisau Kujang berwarna Kuning Emas merupakan senjata ampuh Prabu Siliwangi yang berarti Yonif Para Raider 305 merupakan jajaran Brigif Para Raider 17 Kujang I.

8) Tujuh buah kapas berarti pada tanggal 7 Yonif Para Raider 305 dilahirkan.

Selain itu juga mempunyai arti bahwa Kesatuan ini sejak dibentuk sampai sekarang dan sekian lamanya berjuang turut aktif mempertahankan Negara telah mengalami beberapa kali peremajan.

9) Hurup/kata-kata “TENGKORAK” yang terdiri dari sembilan hurup mempunyai arti bahwa pada bulan ke sembilan Yonif Para Raider  305 dilahirkan.

10) Setangkai Padi dengan butir-butir berjumlah 49, adalah angka tahun kelahiran Yonif Para Raider 305.  Sedangkan warna emas melambangkan keperwiraan.